Part I: Kayla, Gadis Kecilku Medan, February 1989 Terik sinar mentari jam 11 siang di kota Medan membuat saya terkantuk-kantuk di lantai 3 kelas 1 salah satu SMA yang cukup terkemuka di kota ini. Di depan, guru Kimia yang sudah ubanan sedang menjelaskan rumus-rumus yang rumit. Saya pura-pura memperhatikan dan mendengarkan ocehannya.Duduk di baris terakhir, dengan leluasa saya bisa memperhatikan
No comments:
Post a Comment